Batman Begins - Help Select Pengembangan sistem informasi: November 2015

Kamis, 26 November 2015

Development Information System

Apakah pengembangan sistem itu?


Sistem sejumlah komponen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama.Sistem informasikumpulan perangkat keras, peranti lunak, data, dan prosedur yang saling bekerjasama untuk menciptakan informasiPengembangan sistem adalah Sejumlah aktivitas yang digunakan untuk membuat sistem informasi baru ataupun yang sudah ada.

Fase pengembangan sistem 
Aktivitas pengembangan sistem sering mengelompokan berbagai aktivitas dalam kategori yang lebih besar yang disebut FASE.
Kumpulan fase-fase ini disebut juga SIKLUS PENGEMBANGAN SISTEM


Pengembangan sistem seharusnya mengikuti tiga pedoman umum, yaitu:
                •Mengelompokkan aktivitas ke dalam fase-fase
                •Melibatkan pengguna
              Mengembangkan standar
 Pengembangan sistem seharusnya melibatkan perwakilan dari setiap departemen di mana sistem yang diajukan nantinya akan digunakan.Hal ini termasuk baik pengguna non teknik, maupun pekerja TI profesional.Selama penyelenggaraan siklus, analisa sistem bertemu dan bekerja dengan berbagai orang. Analisa sistem bertugas merancang dan mengembangkan sistem informasi, serta berhubungan dengan pengguna.

Manajemen projek adalah proses perencanan, penjadwalan dan pengendalian aktivitas pengembangan sistem.Untuk merencanakan dan menjadwalkan proyek secara efektif, pimpinan proyek mengidentifikasi elemen-elemen berikut, yaitu:
                                                       •Cakupan proyek
                                                       •Aktivitas yang dibutuhkan
                                                       •Perkiraan waktu untuk setiap aktivitas
                                                       •Perkiraan biaya untuk setiap aktivitas
                                                       •Urutan setiap aktivitas
                                                       •Aktivitas yang dapat dikerjakan bersamaan

        Alat yang populer yang digunakan untuk perencanaan dan penjadwalan waktu di antara aktivitas-aktivitas proyek adalah diagram Gantt.Diagram Gantt adalah diagram batang yang menggunakan balok horizontal untuk menunjukan fase proyek atau aktivitas



















Diagram PERT ( Program Evaluation and Review Technique ) digunakan untuk menganalisis waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek.Diagram PERT lebih rumit dibandingkan diagram Gantt, namun lebih cocok digunakan dalam proses perencanaan dan penjadwalan proyek yang lebih kompleks dan berskala besar.

Penilaian Kelayakan:Kelayakan adalah ukuran dari seberapa cocoknya pengembangan suatu sistem bagi suatu perusahaan di masa yang akan datang .Proyek yang layak pada satu titik siklus pengembangan sistem dapat menjadi tidak layak lagi pada titik tertentu

4 tahap dalam pengujian
1. Kelayakan operasional adalah mengukur seberapa baik sistem informasi yang diajukan akan berjalan.
2. Kelayakan jadwal adalah mengukur apakah tengat waktu untuk proyek masuk akal
3. Kelayakan teknis adalalah mengukur apakah perusahaan mempunyai atau dapat memperoleh perangkat keras,peranti lunak,dan orang orang yang dibutuhkan untuk menyampaikan dan mendukung sistem informasi yang diajukan
4. Kelayakan ekonomis bisa disebut kelayakan biaya/keuntungan yaitu untuk mengukur apakah keuntungan sepanang waktu dari sistem informasi yang diajukan akan lebih besar dari biayanya
Dokumentasi :Kumpulan dan ringkasan dari data dan informasi.Dokumentais meliputi laporan,diagram,rogram, atau informasi lainnya yang diperoleh selama siklus pengembangan sistem
Teknik-teknik Pengumpulan Data dan Informasi
       >Mengkaji Dokumen
>Mengamati Lingkungan Kerja
>Kuesioner
>Wawancara
>Join Application Design
>Penelitian
Apa yang Memulai Proyek Pengembangan Sistem Informasi?
Proyek pengembangan sistem bisa berawal dari pemilik (manajemen) dan pengguna. Proyek ini
juga bisa berwal dari hasil survey analis sistem terhadap perbaikan yang diperlukan perusahaan.
Inisiatif pengembangan sistem yang berasal dari manajemen,pengguna ataupun dari analisis sistem 
disebut dengan Inisiatif sistem tidak terencana.Inisiatif sistem yang berasal dari rencana perusahaan 
disebut dengan inisiatif sistem terencana.

Planning Phase :
Tahap perencanaan proyek dimulai ketika Komite Pengarah menerima permintaan proyek empat kegiatan utama yang dilakukan:
      >Meninjau dan menyetujui proyek permintaan 
      >Prioritas proyek permintaan 
      >Mengalokasikan sumber daya 
      >Membentuk tim pengembangan proyek
Fase Analisis terdiri atas dua aktivitas besar
      Penyelidikan Awal Adalah untuk menentukan sifat dari suatu masalah atau suatu perbaikan dengan tepat
          •Analisis Terinci :Meneliti bagaimana sistem yang ada sekarang berjalan,Menentukan keinginan, kebutuhan dan keperluan pengguna,Merekomendasikan solusi
Pemodelan proses adalah sebuah teknik analisis dan rancangan yang menjelaskan mengenai proses perubahan input menjadi output:
         >Diagram Hubungan Antarentitas
         >Diagram Aliran Data
         >Kamus Proyek
Fase Analisis :
Diagram Hubungan Antarentitas adalah alat yang menggambarkan hubungan antarenitas dalam
secara grafis .Entitas adalah objek dalam sistem yang memiliki data

Diagram Aliran Data adalah sebuah alat yang menggambarkan aliran data dalam sistem secara grafis
Elemen-elemen utamanya meliputi:
Aliran Data
Proses
Penyimpanan Data

Sumber Daya
Kamus Proyek berisi seluruh dokumentasi dan informasi dari sebuah proyek

Catatan-catatan tersebut dibuat dalam bahasa inggris yang terstruktur, tabel keputusan dan pohon keputusan, serta kamus data
Tabel Keputusan adalah sebuah tabel yang mendaftarkan berbagai macam kondisi dan tindakan
yang berkaitan dengan setiap kondisi tersebut.


Pohon Keputusan juga menunjukkan kondisi dan tindakan dalam bentuk grafis.


Kamus data menyimpan item data nama, deskripsi, dan rincian lainnya tentang masing-masing item
data.Analis sistem dapat menghasilkan kamus data. Dalam fase berikutnya dari siklus pengembangan sistem, analis sistem selalu memperbarui kamus data.

Pemodelan Objek :Disebut juga Rancangan dan Analisis Berorientasi Objek (Object –Oriented-OO).Menggabungkan data dengan pemrosesan yang dilakukan untuk mengubah data menjadi
unit tunggal, disebut objek.Objek adalah sesuatu yang mengandung data dan prosedur untuk
membaca atau memanipulasi data itu sendiri.Setiap elemen data disebut atribut atau properti.Prosedur dalam objek, yang disebut operasi atau metode, terdiri atas berbagai aktivitas yang mampu membaca atau memanipulasi data.
UML (Unified Modeling Language) telah diadopsi sebagai notasi standar untuk pengembangan dan pemodelan objek.
UML adalah sebuah alat grafis yang memungkinkan analisis untuk mengdokumentasikan sebuah sistem.
Metodologi yang populer di pasar saat ini yang menggunakan UML adalah Rational Unified Process (RUP) yang dibuat oleh Rational Software, suatu divisi dari IBM sejak tahun 2003, yang kemudian dikembangkan oleh Grady Booch, Ivar Jacobsen, dan James Rumbaugh.

RUP bukanlah suatu proses tunggal dengan aturan yang konkrit, melainkan suatu kerangka proses yang dapat diadaptasi dan dimaksudkan untuk disesuaikan oleh organisasi pengembang dan tim proyek perangkat lunak yang akan memilih elemen proses sesuai dengan kebutuhan mereka.
                         Fase dan Disiplin RUP
UML versi terbaru menyertaka 13 macam diagram untuk membantu analis dalam pemodelan sistem. Dua alat yang umum digunakan adalah diagram penggunaan kasus dan diagram kelas.
Diagram Penggunaan Kasus :Menunjukan secara grafis bagaimana pelaku 
berinteraksi dengan sistem informasi.Pelaku adalah pengguna atau entitas lainnya seperti
program.Fungsi yang dapat dijalankan oleh pelaku disebut penggunaan kasus.
Diagram Kelas
Menunjukkan kelas dan sub-kelas dalam sebuah sistem dengan bantuan grafis.
Pada diagram kelas, objek-objek dikelompokan ke dalam beberapa kelas.  Setiap kelas memiliki
satu atau lebih tingkatan yang lebih rendah yang disebut sub-kelas.
Setiap sub-kelas mewarisi metode dan atribut dari objek pada tingkatan yang lebih tinggi.

Setiap objek dalam kelas berbagi metode dan atribut dari setiap sub-kelas. Konsep dari metode 
dan atribut yang dimiliki untuk setiap sub-kelas disebut turunan.

Proposal Sistem:Tujuan dari Proposal Sistem adalah menilai kelayakan dari setiap
solusi alternatif, lalu merekomendasikan solusi yang paling layak dan tepat untuk proyek ini, yang 
umumnya mensyaratkan dilakukannya modifikasi atau pengembangan dari sistem yang sudah ada.
Dalam tahap pengembangan sistem, analis sistem mengevaluasi ulang kelayakan dari proyeknya, 
terutama dari sisi kelayakan ekonomisnya (umumnyalewat kerja sama dengan analis keuangan).
Analis sistem menyajikan proposal sistem kepada komite pengendali. Jika komite pengendali 
menyetujui usulan solusinya, maka proyek tersebut memasuki fase perancangan.
Ketika komite pengendali membicarakan proposal sistem dan menentukan alternatif mana yang 
dipilih, sering kali komite pengendali harus memutuskan apakah akan membeli paket peranti
lunak dari sumber luar, membangun peranti lunak sendiri, atau melakukan pengalihdayaan
 (outsourcing) untuk beberapa atau semua kebutuhan TI perusahaan.
Peranti Lunak Paket (Packaged Software):Adalah peranti lunak yang 

diproduksi massal, dilindungi hak cipta, dan telah ditulis untuk kebutuhan umum yang tersedia untuk dibeli, dan tersedia untuk berbagai jenis komputer.Ada dua jenis paket peranti lunak: horizontal dan vertikal.
>—Peranti lunak untuk pasar horizontal memenuhi kebutuhan dari berbagai jenis perusahaan.
Jika perusahaan  memiliki cara tersendiri untuk melakukan berbagai aktivitasnya, maka perusahaan
tersebut mungkin memerlukan peranti lunak vertikal. Peranti lunak untuk pasar vertikal secara
spesifik dirancang untuk bisnis atau industri tertentu.
Contoh perusahaan yang menggunakan peranti lunak vertikal adalah bank, sekolah, rumah sakit, 
kantor real estate, perpustakaan dan perusahaan asuransi. Masing-masing industri ini memiliki
keperluan pemrosesan informasi yang tersendiri.


Peranti Lunak Sesuai Kebutuhan (Custom Software):Adalah Peranti lunak aplikasi yang dikembangkan oleh pengguna atau atas permintaan dari pengguna.
Keunggulannya adalah peranti lunak tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan secara tepat.
Kerugiannya adalah peranti lunak ini harganya lebih mahal dan membutuhkan waktu yang lama
untuk merancang dan mengimplementasikannya dibandingkan peranti lunak paket.
Contoh Peranti lunak sesuai kebutuhan(Custom Software)
Pengalihdayaan (Outsourcing) :Perusahaan dapat mengembangkan custom 
software di dalam perusahaan menggunakan staf TI-nya sendiri atau dengan pengalihdayaan, yang 
berarti menggunakan sumber dari luar untuk mengembangkan peranti lunak tersebut untuk
perusahaan.Tergantung dari kebutuhan perusahaan, perusahaan-perusahaan di luar dapat 
menangani berapa banyak atau sedikit kebutuhan TI yang diperlukan. Beberapa perusahaan 
menyediakan perangkat keras dan peranti lunak. Yang lain menyediakan layanan seperti rancangan 
dan pengembangan web, host web, penjualan , pemasaran, penagihan , pelayanan pelanggan, dan 
bantuan hukum.Suatu kecenderungan yang sekarang menyebabkan banyak kontroversi adalah 
perusahaan-perusahaan yang melakukan outsourcing ke perusahaan yang berlokasi di luar 
negaranya.
Design Phase Terdiri atas dua aktivitas utama :
    >Memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak : Terdiri atas 4 Tugas utama :
  1.             Mengidentifikasi spesifikasi teknik
  2.        Mengumpulkan proposal dari penjual
  3.        Menguji dan menulai proposal penjual
  4.        Mengambil Keputusan
    >Mengembangkan seluruh aspek dari sistem informasi yang baru atau yang dimodifikasi
Langkah dalam design phase adalah mengembangkan spesifikasi rancangan terinci untuk komponen
komponen dalam solusi yang diusulkan :Rancangan Basis Data,Rancangan input dan output
Rancangan Program
Membuat Prototipe :Prototipe disebut juga sebagai bukti konsep yang adalah model kerja
dari sistem yang diusulkan.Prototipe dibagi menjadi 2 untuk masing masing input dan ouput

Mock Up

        

















Computer-aided software engineering (CASE):CASE dirancang untuk 
mendukung satu atau beberapa aktivitas dalam siklus pengembangan sistem.CASE disertai
kemampuan kemampuan berikut :   
      >Project Repository
     >Graphics
     >Prototyping
     >Quality Assurance             
     >Code Generator
     >Housekeeping




Teknik Teknik Pengkajian Mutu :
Banyak orang harusnya mengkaji spesifikasi.rancangan terinci sebelum spesifikasi tersebut diserahkan 
pada tim programer.Salah satu teknik pengkajian populer  yaitu inspeksi.Inspeksi adalah proses 
mengkaji secara formal deliverable apapun dalam pengembangan sistem.
Tahap Implementation :Tujuan dari tahap implementasi adalah untuk membangun sistem baru atau diubah dan kemudian mengirimkannya
Mengembangkan program
Menginstal dan menguji sistem baru
Pelatihan Penggunaan

Dikonversi ke sistem baru
Mengembangkan program :Siklus pengembangan program berikut langkah-langkah:
Menganalisis kebutuhan
Merancang solusi
Memvalidasi desain
Menerapkan desain
Menguji solusi
Mendokumentasikan solusi
Menginstal dan menguji sistem baru :Berbagai tes harus dilakukan pada sistem baru
Tes Unit :Memverifikasi bahwa setiap program individu atau objek bekerja dengan sendirinya

Uji Sistem :Memverifikasi bahwa semua program dalam sebuah aplikasi bekerja sama dengan baik
Uji Intergrasi :Memverifikasi bahwa aplikasi bekerja dengan aplikasi lain
Ujian Penerimaan :Memeriksa sistem baru untuk memastikan bahwa ia bekerja dengan data aktual
Pelatihan Penggunaan :
Pelatihan melibatkan pengguna secar jelas bagaimana mereka akan menggunakan hardware dan
software baru dalam sistem

üOne-on-one sessions
üClassroom-style lectures
üWeb-based training

Dikonversi ke sistem baru:Satu atau lebih dari empat strategi konversi dapat digunakan untuk mengubah dari sistem lama ke sistem baru



Operation, Support, and Security Phase :Tujuan dari tahap operasi, dukungan dan keamanan adalah untuk memberikan bantuan yang berkelanjutan untuk sistem informasi dan penggunanya setelah sistem dilaksanakan
                •Perform maintenance activities
                •Monitor system performance

                •Assess system security
Rencana keamanan komputer harus melakukan hal berikut:
             Identify all information assets of an organization
               •Identify all security risks that may cause an information asset loss
             For each risk, identify the safeguards that exist to detect, prevent, and recover from a loss