Apakah
pengembangan sistem itu?
Sistem sejumlah komponen yang berinteraksi untuk
mencapai tujuan bersama.Sistem informasikumpulan perangkat keras, peranti lunak,
data, dan prosedur yang saling bekerjasama untuk menciptakan informasi. Pengembangan sistem adalah Sejumlah aktivitas yang digunakan untuk
membuat sistem informasi baru ataupun yang sudah ada.
Fase pengembangan sistem
Aktivitas
pengembangan sistem sering mengelompokan berbagai aktivitas dalam kategori yang
lebih besar yang disebut FASE.
Kumpulan
fase-fase ini disebut juga SIKLUS PENGEMBANGAN SISTEM
Pengembangan
sistem seharusnya mengikuti tiga pedoman umum, yaitu:
•Mengelompokkan
aktivitas ke dalam fase-fase
•Melibatkan
pengguna
•Mengembangkan
standar
Pengembangan sistem seharusnya
melibatkan perwakilan dari setiap departemen di mana sistem yang diajukan
nantinya akan digunakan.Hal ini termasuk baik pengguna non
teknik, maupun pekerja TI profesional.Selama penyelenggaraan siklus,
analisa sistem bertemu dan bekerja dengan berbagai orang. Analisa
sistem bertugas
merancang dan mengembangkan sistem informasi, serta berhubungan dengan
pengguna.
Manajemen
projek adalah
proses perencanan, penjadwalan dan pengendalian aktivitas pengembangan sistem.Untuk
merencanakan dan menjadwalkan proyek secara efektif, pimpinan proyek
mengidentifikasi elemen-elemen berikut, yaitu:
•Cakupan proyek
•Aktivitas yang dibutuhkan
•Perkiraan waktu untuk setiap aktivitas
•Perkiraan biaya untuk setiap aktivitas
•Urutan setiap aktivitas
•Aktivitas yang dapat dikerjakan bersamaan
•Analisis
Terinci :Meneliti bagaimana sistem yang ada sekarang berjalan,Menentukan keinginan, kebutuhan dan keperluan pengguna,Merekomendasikan solusi
Pemodelan
proses adalah sebuah teknik analisis dan rancangan yang
menjelaskan mengenai
proses perubahan
input menjadi
output:
>Diagram Hubungan Antarentitas
>Diagram Aliran Data
>Kamus Proyek
Fase Analisis :
Diagram
Hubungan Antarentitas adalah alat yang
menggambarkan hubungan antarenitas dalam
Diagram
Aliran Data
adalah sebuah alat yang
menggambarkan aliran data
dalam sistem secara grafis
Elemen-elemen utamanya meliputi:
◦Aliran Data
◦Proses
◦Penyimpanan Data
◦Sumber Daya
Kamus Proyek berisi seluruh dokumentasi dan informasi dari sebuah proyek
Catatan-catatan tersebut dibuat dalam bahasa inggris yang
terstruktur, tabel keputusan dan pohon keputusan, serta kamus data
Tabel
Keputusan adalah
sebuah tabel yang mendaftarkan berbagai macam kondisi dan tindakan
yang
berkaitan dengan setiap kondisi tersebut.
Pohon Keputusan juga menunjukkan kondisi dan
tindakan dalam bentuk grafis.
Kamus data menyimpan item data nama,
deskripsi, dan rincian lainnya tentang masing-masing item
data.Analis
sistem dapat menghasilkan kamus data. Dalam fase berikutnya dari siklus
pengembangan sistem, analis sistem selalu memperbarui kamus data.
unit tunggal, disebut objek.Objek adalah sesuatu yang mengandung data dan prosedur untuk
membaca atau memanipulasi data itu sendiri.Setiap elemen data disebut atribut atau properti.Prosedur dalam objek, yang disebut operasi atau metode, terdiri atas berbagai aktivitas yang mampu membaca atau memanipulasi data.
UML (Unified Modeling Language)
telah diadopsi sebagai notasi standar untuk pengembangan dan pemodelan objek.
UML adalah sebuah alat grafis yang
memungkinkan analisis untuk mengdokumentasikan sebuah sistem.
Metodologi yang populer di pasar
saat ini yang menggunakan UML adalah Rational Unified Process (RUP) yang dibuat oleh Rational Software,
suatu divisi dari IBM sejak tahun 2003, yang kemudian dikembangkan oleh Grady
Booch, Ivar Jacobsen, dan James Rumbaugh.
RUP bukanlah suatu proses tunggal dengan aturan yang konkrit,
melainkan suatu kerangka proses yang dapat diadaptasi dan dimaksudkan untuk
disesuaikan oleh organisasi pengembang dan tim proyek perangkat lunak yang akan memilih elemen
proses sesuai dengan kebutuhan mereka.
Peranti Lunak Paket (Packaged Software):Adalah peranti lunak yang diproduksi massal, dilindungi hak cipta, dan telah ditulis untuk kebutuhan umum yang tersedia untuk dibeli, dan tersedia untuk berbagai jenis komputer.Ada dua jenis paket peranti lunak: horizontal dan vertikal.
>Peranti
lunak untuk pasar horizontal memenuhi
kebutuhan dari berbagai jenis perusahaan.
Jika perusahaan memiliki cara tersendiri untuk melakukan
berbagai aktivitasnya, maka perusahaan
tersebut mungkin memerlukan peranti
lunak vertikal.
Peranti lunak untuk pasar vertikal secara
spesifik dirancang untuk bisnis atau
industri tertentu.
Contoh perusahaan yang menggunakan peranti
lunak vertikal adalah
bank, sekolah, rumah sakit,
kantor real estate, perpustakaan dan perusahaan
asuransi. Masing-masing industri ini memiliki
keperluan pemrosesan informasi
yang tersendiri.
Peranti Lunak Sesuai Kebutuhan (Custom Software):Adalah Peranti lunak aplikasi yang dikembangkan oleh pengguna atau atas permintaan dari pengguna.
Keunggulannya adalah peranti lunak
tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan secara tepat.
Kerugiannya adalah peranti lunak
ini harganya lebih mahal dan membutuhkan waktu yang lama
untuk merancang dan
mengimplementasikannya dibandingkan peranti lunak paket.
![]() |
| Contoh Peranti lunak sesuai kebutuhan(Custom Software) |
Pengalihdayaan (Outsourcing) :Perusahaan dapat mengembangkan
custom
software di dalam perusahaan menggunakan staf TI-nya sendiri atau dengan
pengalihdayaan, yang
berarti menggunakan sumber
dari luar untuk mengembangkan peranti lunak tersebut untuk
perusahaan.Tergantung dari kebutuhan
perusahaan, perusahaan-perusahaan
di
luar dapat
menangani berapa banyak atau sedikit
kebutuhan
TI yang diperlukan. Beberapa perusahaan
menyediakan perangkat keras dan peranti
lunak. Yang lain menyediakan layanan seperti rancangan
dan pengembangan web,
host web, penjualan , pemasaran, penagihan , pelayanan pelanggan, dan
bantuan
hukum.Suatu kecenderungan yang sekarang
menyebabkan banyak kontroversi adalah
perusahaan-perusahaan yang melakukan
outsourcing ke perusahaan yang berlokasi di luar
negaranya.
Design Phase Terdiri atas dua aktivitas utama :
>Memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak : Terdiri atas 4 Tugas utama :
- Mengidentifikasi spesifikasi teknik
- Mengumpulkan proposal dari penjual
- Menguji dan menulai proposal penjual
- Mengambil Keputusan
>Mengembangkan seluruh aspek dari sistem informasi yang
baru atau yang
dimodifikasi
Langkah dalam design phase adalah mengembangkan spesifikasi rancangan terinci untuk komponen
komponen dalam solusi yang
diusulkan :Rancangan
Basis Data,Rancangan
input dan output
Rancangan
Program
Membuat Prototipe :Prototipe disebut juga sebagai bukti konsep yang
adalah
model kerja
dari sistem yang
diusulkan.Prototipe dibagi menjadi 2 untuk masing masing
input dan ouput

Computer-aided software engineering (CASE):CASE dirancang untuk
mendukung satu atau beberapa aktivitas dalam siklus pengembangan sistem.CASE disertai
kemampuan kemampuan berikut :
>Project
Repository>Graphics
>Prototyping
>Quality Assurance
>Code Generator
>Housekeeping
Teknik Teknik Pengkajian Mutu :
Banyak orang harusnya mengkaji spesifikasi.rancangan terinci sebelum spesifikasi tersebut diserahkan
pada tim programer.Salah satu teknik pengkajian populer yaitu inspeksi.Inspeksi adalah proses
mengkaji secara formal deliverable apapun dalam pengembangan sistem.
Tahap Implementation :Tujuan dari tahap implementasi adalah untuk membangun sistem baru atau diubah dan kemudian mengirimkannya
•Mengembangkan
program
•Menginstal
dan menguji sistem baru
•Pelatihan
Penggunaan
•Dikonversi
ke sistem baru
Mengembangkan program :Siklus pengembangan program berikut
langkah-langkah:
•1 Menganalisis kebutuhan
•2 Merancang solusi
•3 Memvalidasi desain
•4 Menerapkan desain
•5 Menguji solusi
•6 Mendokumentasikan
solusi
Menginstal dan menguji
sistem baru :Berbagai
tes harus dilakukan pada sistem baru
•Tes Unit :Memverifikasi bahwa setiap program individu atau objek bekerja
dengan sendirinya
•Uji Sistem :Memverifikasi bahwa semua program dalam sebuah aplikasi
bekerja sama dengan baik
•Uji Intergrasi :Memverifikasi bahwa aplikasi bekerja dengan aplikasi lain
•Ujian Penerimaan :Memeriksa sistem baru untuk memastikan bahwa ia bekerja dengan
data aktual
Pelatihan Penggunaan :
Pelatihan
melibatkan pengguna secar jelas bagaimana mereka akan menggunakan hardware dan
software baru dalam sistem
üOne-on-one
sessions
üClassroom-style
lectures
üWeb-based
training
Operation, Support, and Security Phase :Tujuan dari tahap operasi, dukungan dan keamanan adalah untuk memberikan bantuan yang berkelanjutan untuk sistem informasi dan penggunanya setelah sistem dilaksanakan
•Perform maintenance activities
•Monitor system performance
•Assess system security
Rencana keamanan komputer harus melakukan hal berikut:
•Identify all information assets of an
organization
•Identify all security risks that may
cause an information asset loss
•For each risk, identify the safeguards that exist to detect, prevent, and recover from a loss















Tidak ada komentar:
Posting Komentar